Tampilkan postingan dengan label Gorontalo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gorontalo. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juni 2013

Siap Gelar GM di Kecamatan Mootilango, Astri Minta Pelayanan SKPD Dimaksimalkan

GORONTALO  – Usai pelaksanaan Government Mobile di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Asparaga, Tolangohula, Pulubala, Boliyohuto serta Kecamatan Bongomeme, kini Pemerintah Kabupaten Gorontalo siap menggelar Government Mobile di Kecamatan yang ke 6 yang akan dipusatkan di Kecamatan Mootilango pada tanggal 29 Mei pekan depan.

Hal ini diungkapkan Asisten Tata Pemerintahan Astri Tuna saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan Government Mobile, Kamis (23/05), di ruang pola kantor Bupati Gorontalo. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Mootilango Mulyadi Domili serta seluruh pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Astri Tuna mengatakan bahwa dari 10 Desa di Kecamatan Mootilango telah dibagi tanggungjawab masing-masing SKPD untuk menangani langsung permasalahan dan mengkoordinir seluruh kegiatan Government Mobile yang dilaksanakan di masing-masing Desa tersebut. Sedangkan untuk 5 Staf Ahli Bupati akan bertanggungjawab memonitoring setiap SKPD di masing-masing Desa tersebut. Pembagian tanggungjawab SKPD tersebut juga akan berlaku pada setiap Government Mobile di Kecamatan-kecamatan selanjutnya, ungkap Astri.

Selain itu, Astri dalam kesempatan tersebut menanyakan langsung kepada setiap SKPD akan kesiapan kegiatan yang akan dilaksanakan di GM Kecamatan Mootilango sesuai dengan kegiatan yang telah diprogramkan oleh masing-masing SKPD sembari memberikan tambahan dan masukan guna memaksimalkan program SKPD tersebut.

Astri juga menghimbau pelayanan SKPD pada pelaksanaan GM di Kecamatan Mootilango nanti agar lebih dimaksimalkan. “masyarakat sangat menantikan GM ini, tentunya mereka mengharapkan pelayanan yang maksimal, ”ungkap Astri.

Astri mengharapkan Koordinasi antar SKPD dengan Camat dan para Kepala Desa harus terus dijalin dengan baik, segala kekurangan yang ada pada pelaksanaan GM di 5 kecamatan sebelumnya harus segera dibenahi pada Government Mobile selanjutnya di Kecamatan Mootilango ini agar kedepan bisa lebih dimaksimalkan lagi program yang dilaksanakan SKPD, harap Astri.

Adapun kegiatan lainnya yang akan dilakukan setiap SKPD di Government Mobile ini adalah melakukan kerja bakti di mesjid serta pembersihan selokan, membuat bedeng di halaman rumah (apotik hidup/dapur hidup), dan melakukan penanaman bibit pohon di masing masing halaman rumah masyarakat.

Hadijah Tayeb: Sarjana Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat, Bangsa dan Negara

GORONTALO – Sarjana harus dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat bangsa dan Negara dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didapatkan selama kuliah demi terciptanya masyarakat yang demokratis, sejahtera dan mandiri.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Hadijah Tayeb dalam sambutan mewakili Bupati Gorontalo David Bobihoe di hadapan ratusan mahasiswa yang akan diwisuda di Universitas Gorontalo Convetion Center, Selasa (28/05).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Gorontalo Rusli Habibie serta Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga.

Menurut Sekkab, tantangan yang akan dihadapi kedepan begitu berat dan kompleks seiring dengan perkembangan zaman yang setiap saat semakin maju sehingga d tuntut untuk menjadi seorang sarjana yang mempunyai skill dan kompentensi yang memadai untuk dapat bersaing dengan sehat. Dengan demikian seorang sarjana harus memiliki mindset dan optimisme serta para wisudawan harus dapat membangun komitmen pada diri sendiri, harus mampu berpikir cerdas untuk tidak berhenti berkarya menciptakan inovasi baru secara mandiri.

Sekkab Hadijah yang saat itu didampingi Kepala BKD Diklat Roswati Lasimpala mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo mengucapkan selamat dimana para wisudawan telah menyelesaikan sebuah perjuangan panjang dalam proses pendidikan dengan segala keterbatasan, ruang dan waktu.

‘’Pemerintah akan terus konsisten dalam peningkatan SDM di daerah ini dengan memberi perhatian lebih pada dunia pendidikan sebagai tanggung jawab Pemerintah Daerah,’’ tutur Sekkab.

Wabub Gorontalo Buka “TINELO LIPU CUP”

GORONTALO  – Mengemban amanah sebagai Ketua PSSI Kabupaten Gorontalo, Tonny Junus yang juga selaku Wakil Bupati Gorontalo membuka secara resmi Tournament Sepak Bola Mini “Tinelo Lipu Cup” yang dikuti oleh 20 team yang berasal dari Kelurahan Bionga, Kelurahan Polohungo, Kelurahan Bongohulawa, serta unsur undangan dari Universitas Ikhsan Gorontalo, IAIN Sultan Amai Gorontalo dan PDAM Kabupaten Gorontalo.

Pembukaan Tournament tersebut ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Wabup Tonny sebelum pertandingan pertama antara keseblasan Kelurahan Bionga melawan Kelurahan Polohungo yang dilaksanakan di Lapangan Olahraga kelurahan Bionga, Senin (27/05). Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Limboto Udin Pango, Lurah Bionga Wijaya Mobonggi serta Lurah Polohungo Amin Rahmola.

Dalam sambutannya Wabup Tonny mengatakan Tournament Sepak Bola Mini “Tinelo Lipu Cup” ini dapat dijadikan ajang untuk membina kreatifitas dan sportifitas dikalangan generasi muda Kabupaten Gorontalo.

“Apalagi saat ini bangsa kita tengah mengalami fluktuasi para atlit olahraga dibanding negara-negara tetangga lainnya. Olehnya, penyelenggaraan tournament Sepak Bola ini diharapkan mampu melahirkan atlit Sepak Bola Gorontalo yang mampu berkarier ditingkat nasional”, Ungkap Tonny.

Selain itu, dijelaskannya, kegiatan tersebut juga untuk menghilangkan gap antara pemerintah dan masyarakat. “Dengan pertandingan yang ditonton masyarakat ini, juga diselingi dengan sosialisasi kebijakan pembangunan daerah, sehingga dengan demikian kedekatan dan keakraban antara masyarakat dan pemerintah yang tercipta dalam susasana seperti ini akan terbawa hingga pada aktivitas pembangunan”, jelasnya.

Diakhir sambutannya, Tonny yang juga sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo tersebut berpesan kepada seluruh peserta yang mengikuti kejuaraan sepak bola tersebut agar dapat menunjukkan kemampuan secara optimal baik dari segi fisik maupun karakter bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas

Rabu, 24 April 2013

Pengemudi Bentor Unjuk Rasa Di Polda Gorontalo


Sejumlah warga tergabung dalam Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), melakukan unjuk rasa di Polda Gorontalo, Rabu.

IPB  meminta polisi tidak merazia pengemudi bentor selama sebulan, untuk memberi kesempatan pengemudi melengkapi surat-surat kendaraan bermotor.

"Kami juga meminta dipermudah dalam biaya untuk mengurus surat kendaraan bermotor, terutama Surat Izin Mengemudi (SIM) dan menghapus denda serta pajak," kata Ketua IPB, Iwan Abdul Latif.

IPB mendesak Pemprov Gorontalo untuk menalangi biaya mengurus surat-surat tersebut, agar pengemudi bentor tidak mengalami kesulitan dalam memiliki surat-surat kendaraan bermotor.

Menurutnya, selama ini bentor telah diproduksi banyak dan jadi ikon transportasi umum Gorontalo, namun belum mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.

"Padahal pengemudi bentor dikenakan pajak khusus, selain pajak kendaraan bermotor. Kami berharap ada regulasi yang mengatur soal bentor di Gorontalo," tambahnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Lantas Polda Gorontalo, Kombes Polisi Tri Warno A, berjanji akan mengakomodir tuntutan tersebut, kecuali mengenai pengurusan SIM.

"SIM terkait dengan kompetensi seseorang sehingga kami tidak bisa memberi kelonggaran dalam pengurusannya. Mengenai surat-surat lainnya, kami akan memberi waktu bagi para pengemudi bentor," jelasnya.

 Ia menghimbau pengemudi bentor, agar lebih tertib di jalan raya, termasuk menggunakan helm sebagai pengamanm agar tidak dirazia oleh polisi